...:::[ *IRMAJA* ]:::...
 
 
 

The Soloist

Thursday, September 23, 2010 @ 10:08 pm

'Points West' by Steve Lopez. A year ago, I met a man who was down on his luck and thought I might be able to help him. I don't know that I have. Yes, my friend Mr. Ayers now sleeps inside. He has a key. He has a bed. But his mental state, and his well-being, are as precarious now as they were the day we met. There are people who tell me I've helped him. Mental health experts who say that the simple act of being someone's friend can change his brain chemistry, improve his functioning in the world. I can't speak for Mr. Ayers in that regard. Maybe our friendship has helped him. But maybe not. I can, however, speak for myself. I can tell you that by witnessing Mr. Ayers's courage, his humility, his faith in the power of his art, I've learned the dignity of being loyal to something you believe in. Of holding onto it, above all else. Of believing, without question, that it will carry you home.


The Soloist adalah kisah nyata tentang Nathaniel Ayers (Jamie Foxx), seorang musisi berbakat yang keluar dari Juilliard School pada tahun kedua karena mengidap schizophrenia. Sejak keluar dari sekolah musik ternama tersebut, Ayers menjadi setengah gila dan akhirnya ia menjadi tunawisma di Los Angeles. Seorang jurnalis L.A Times Steve Lopez (Robert Downey Jr), secara tak sengaja menemukan dirinya di sebuah taman memainkan violin dengan sangat bagus, dan mereka terlibat perbincangan tentang obsesi dan kekaguman Ayers pada Beethoven. Lopez menjadikan Ayers sebagai obyek tulisannya pada kolom L.A Times, ia juga membantu agar pria ini mau kembali belajar bermain cello, seperti saat ia mengawali hobinya di kala ia kecil. Lopez juga mengusahakan agar Ayers tak hidup menggelandang di jalanan, dan memasukannya ke rumah penampungan agar dirinya lebih aman. Namun Ayers yang terbiasa hidup sebatang kara dan tidak suka berada dalam ruangan tertutup, awalnya agak sulit menerima kebaikan Lopez begitu saja. Sayangnya Ayers yang akhirnya dinyatakan menderita gangguan jiwa, tidak bisa lagi bermain musik dalam tim yang terdiri dari banyak orang. Jika yang berperan sebagai Ayers adalah Will Smith, mungkin drama yang satu ini bisa lebih mengharukan.


AddThis Feed Button

Silahkan Beri Komentar ~~


Serat Centhini, Karya Besar Sastra Jawa

Tuesday, September 21, 2010 @ 09:42 pm

Serat Centhini  yang mulai ditulis pada tahun 1814 – 1823 oleh Putera Mahkota Kerajaan Surakarta, Adipati Anom Amangkunagara III (Sunan Paku Buwana V) merupakan sebuah karya sastra besar di dunia. Setelah menjadi Raja Surakarta, Sunan Paku Buwana V mengutus tiga pujangga keraton yaitu Ranggasutrasna, Yasadipura II (Ranggawarsita I), dan Sastradipura untuk meneruskan membuat cerita tentang tanah Jawa melalui tembang-tembang Jawa.

"Serat Centhini adalah salah satu karya sastra terbesar di dunia yang keberadaannya mulai terancam sirna. Untuk itulah saya tertarik untuk menyadurnya ke dalam bahasa Perancis yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia," kata Elizabeth D. Inandiak di Yogyakarta (22/07).

Oleh Elizabeth, karya adiluhung pujangga tanah Jawa ini merupakan sebuah peninggalan luar biasa yang dipunyai bangsa Indonesia yang harus diperkenalkan kepada dunia.

"Serat Centhini adalah harta luar karun biasa bangsa Indonesia yang harus diperkenalkan kepada dunia," tambahnya.

Dalam buku sadurannya yang berjudul yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Laddy Lesmana, Serat Centhini terdiri dari 400 halaman yang bukan merupakan ringkasan buku asli, namun terjemahan.

"Buku aslinya terdiri dari 4.000-an halaman yang terdiri dari 12 jilid dengan ketebalan 4.200 halaman. Kini dalam buku saduran saya hanya terdiri dari 400 halaman. Ini buka menyingkat, tapi menyadur" ujarnya.

Berawal dari seorang Mohammad Rasyidi, Menteri Agama RI pertama yang mengerjakan disertasi doktornya tentang kitab Centhini: "Critique et Consideration du Livre Centhini" di Universitas Sorbonne, Paris pada tahun 1956, Elizabeth D. Inandiak mulai tertarik dengan salah satu karya sastra pujangga Jawa ini. Terlebih ketika pada tahun 1996, Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Thierry de Beauce terpesona dengan Serat Centhini dan bersedia untuk membiayai sebuah saduran karya adiluhung yang terancam sirna itu.

Oleh sejumlah pihak, Serat Centhini yang saat ini juga telah berhasil disadur ke dalam bahasa Indonesia oleh Prof. Dr. Marsono dari Universitas Gadjah Mada (UGM), kadang disamakan dengan Kama Sutra, Ramayana, ataupun Mahabarata. Faktanya, Serat Centhini menggambarkan seluruh sifat manusia yang ada dalam ketiga cerita tersebut di atas.


AddThis Feed Button

Silahkan Beri Komentar ~~


Manusia Yang Bahagia

Wednesday, August 18, 2010 @ 02:30 am

Manusia Bahagia Bila.... Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata. Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati. Untuk menyadari, betapa ia dicintai.Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri. Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus. Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati. berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah. Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari- cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan.

Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain. Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati. Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain. Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepada-Nya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita. tak perlu berkeras hati. la akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.

AddThis Feed Button

Silahkan Beri Komentar ~~


Jaringan Pertemanan Saingan Facebook

Tuesday, April 20, 2010 @ 09:48 pm

Kali ini kami akan memberikan informasi menarik tentang peluang memiliki penghasilan dari situs jejaring sosial dengan konsep yang menarik.

Tidak ada yang membantah kalo Facebook adalah situs jejaring sosial paling terkenal saat ini. Dan berapakah pendapatan Facebook? Pada tahun 2009, 500 juta dollar! Apakah Anda ikut menikmati dan kecipratan hasilnya dari FB? Sepertinya tidak perlu dijawab. Tapi jika ada situs dengan fitur tidak jauh berbeda dengan FB, gratis, dan membagi pendapatannya dengan Anda... maukah bergabung?

Sekarang..... Mari kami ajak Anda masuk pada link ini http://bit.ly/adWx7H . Di situs inilah Anda akan dapat bersosialisasi sekaligus juga mendapatkan penghasilan. Kemudian daftarkan diri Anda. Dan sekali lagi, tidak sepeser pun biaya yang ditarik dari proses ini. Anda tinggal melakukan pendaftaran pada bagian "SIGN UP NOW", kemudian pilih username Anda, dan terakhir mengisi profil diri Anda dengan benar.

Saat Anda telah terdaftar disini, maka otomatis Anda akan diberikan $0,1 pada pundi-pundi di account Anda. Kecil memang, namun apakah ketika Anda masuk di FB atau Friendster diberikan seperti ini? Aktifnya Anda di situs tersebut dihitung dengan jumlah point yang Anda peroleh dari penggunaan fitur-fitur di halamannya. Dan point inilah yang nantinya pada setiap akhir bulan akan menjadi dasar untuk bagi hasil pendapatan antara pihak pengelola situs dengan kita sebagai penggunanya. Di FB atau FS kita sering menggunakan fitur-fiturnya, tapi apakah turut dihargai oleh mereka seperti itu? Kemudian ikutilah surveynya, apapun jawaban yang Anda berikan, Anda diberikan $1,5 tambahan.

Dan bila Anda menginginkan perolehan pendapatan lebih banyak, ajaklah rekan, saudara, keluarga untuk turut bergabung di sini - sama seperti di Facebook juga kan? Dari setiap orang yang bergabung dibawah ajakan Anda, maka Anda akan memperoleh presentasi bagi hasil pula dari downline Anda. Semakin banyak rekan Anda yang diundang, semakin besar pula kemungkinan bagi hasilnya. Dan bagi hasilnya ini dihitung hingga 6 level ke bawah!!!..... Artinya setiap rekan yang Anda ajak, kemudian mereka mengajak rekannya lagi, maka setiap perolehan dari downline rekan Anda, Anda juga ikut merasakannya. Apakah Anda akan mendapatkannya ketika mengajak rekan Anda ikut FB atau FS? Dan kami yakin, jumlah rekan-rekan Anda yang bergabung di FB, FS, MySpace, Twitter, atau situs jejaring sosial lainnya sangatlah banyak.

Jadi, kenapa sia-siakan kesempatan ini? Informasi lengkap disini

AddThis Feed Button

Komentar (1) ~~


Puisi Negeri Para Bedebah

Tuesday, November 03, 2009 @ 09:51 pm


Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

(Puisi Negeri Para Bedebah
Karya:Adhie Massardi)

----------
RBT "KPK DI DADAKU" http://bit.ly/2iDjoV


AddThis Feed Button

Komentar (2) ~~


Next Page
Rian "irmaja', seorang lelaki yang lahir di Sorong (Papua) dan kini mencari rezeki untuk hidup di Kota Tarakan. Lelaki berzodiak Gemini, suka nonton HBO, StarMovies, ESPN dan doyan mendengarkan suara Iwan Fals, Padi serta menyukai karya Kahlil Gibran. Menulis dan mengupdate blog jika sempat.

Rian Irmaja
Rian Irmaja

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


TwitterCounter for @jalu73


Sapaan

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Blog & Web







Kehadiran



Technorati Profile

rss feed

Yang Nengok


YogYes


Visit Yogyakarta / Jogja

Jaringan


Add to Technorati Favorites

blogexplosion

BlogFam Community

Get Firefox!

Kaltim Bloggers United

Info Palestina

Petition Online

Free advertising


Produk SMART Telecom


My blog is worth $9,597.18.
How much is your blog worth?

blogdrive